alexametrics

11选五前三直选号绝招

  • <tr id='hWPNUK'><strong id='hWPNUK'></strong><small id='hWPNUK'></small><button id='hWPNUK'></button><li id='hWPNUK'><noscript id='hWPNUK'><big id='hWPNUK'></big><dt id='hWPNUK'></dt></noscript></li></tr><ol id='hWPNUK'><option id='hWPNUK'><table id='hWPNUK'><blockquote id='hWPNUK'><tbody id='hWPNUK'></tbody></blockquote></table></option></ol><u id='hWPNUK'></u><kbd id='hWPNUK'><kbd id='hWPNUK'></kbd></kbd>

    <code id='hWPNUK'><strong id='hWPNUK'></strong></code>

    <fieldset id='hWPNUK'></fieldset>
          <span id='hWPNUK'></span>

              <ins id='hWPNUK'></ins>
              <acronym id='hWPNUK'><em id='hWPNUK'></em><td id='hWPNUK'><div id='hWPNUK'></div></td></acronym><address id='hWPNUK'><big id='hWPNUK'><big id='hWPNUK'></big><legend id='hWPNUK'></legend></big></address>

              <i id='hWPNUK'><div id='hWPNUK'><ins id='hWPNUK'></ins></div></i>
              <i id='hWPNUK'></i>
            1. <dl id='hWPNUK'></dl>
              1. <blockquote id='hWPNUK'><q id='hWPNUK'><noscript id='hWPNUK'></noscript><dt id='hWPNUK'></dt></q></blockquote><noframes id='hWPNUK'><i id='hWPNUK'></i>

                Dirut ASABRI Bantah Tuduhan Korupsi

                14 Januari 2020, 11:14:05 WIB

                JawaPos.com – Manajemen PT ASABRI membantah tuduhan korupsi di internal perusahaannya. Mereka menyebut proses penerimaan premi hingga pembayaran klaim tetap berjalan normal seperti biasa.

                Hal itu disampaikan Direktur Utama ASABRI Letjen TNI (pur) Sonny Widjaja dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos kemarin. Dia menegaskan, tidak ada masalah dengan kondisi internal perseroan. Kabar tentang ASABRI yang beredar luas di berbagai media, menurut dia, tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

                ”Kegiatan operasional ASABRI berjalan dengan normal dan baik. ASABRI dapat memenuhi semua pengajuan klaim tepat pada waktunya,” ujarnya.

                Terkait kinerja portofolio saham ASABRI di pasar saham yang berguguran, Sonny mengakui ada beberapa penurunan nilai investasi. Namun, menurut dia, hal itu tidak berkaitan dengan kinerja ASABRI, melainkan kondisi pasar modal Indonesia yang memang sedang tidak baik. ”Penurunan nilai investasi ini hanya sementara. Manajemen ASABRI memiliki mitigasi untuk me-recovery penurunan tersebut. Dalam melakukan penempatan investasi, ASABRI senantiasa mengedepankan kepentingan perusahaan sesuai dengan kondisi yang dihadapi,” jelasnya.

                Sebagai informasi, setidaknya ada 12 emiten dalam portofolio saham ASABRI. Mayoritas saham tersebut mengalami penurunan signifikan sejak penutupan perdagangan 2017 hingga penutupan perdagangan 2019. Jika dilihat dari portofolionya, rata-rata saham yang dibeli perseroan adalah saham-saham yang biasa disebut small-cap stocks atau saham dengan kapitalisasi kecil tetapi volatilitas harganya sangat tinggi.

                Sonny menambahkan, dalam menjalankan kegiatan usaha, ASABRI selalu menerapkan prinsip good corporate governance serta patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan. ”Manajemen ASABRI terus berupaya dan bekerja keras semaksimal mungkin dalam rangka memberikan kinerja terbaik kepada seluruh peserta ASABRI dan stakeholders,” imbuhnya.

                Meski Dirut ASABRI membantah ada masalah, Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD tetap merespons dugaan korupsi tersebut. Dia menegaskan lagi bahwa pekan ini Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bakal dia undang untuk mencari tahu persoalan yang tengah dihadapi perusahaan tersebut. Apabila dugaan korupsi benar-benar tampak, Mahfud memastikan pemerintah akan meneruskannya kepada penegak hukum.

                Namun, lanjut Mahfud, pemerintah juga harus proporsional. Dugaan korupsi di ASABRI harus dipastikan lebih dulu sebelum ditindak. ”Yang penting kami pastikan dulu bahwa (dugaan korupsi) itu ada apa tidak,” ungkapnya. Sejauh ini, pihaknya melihat ada kesamaan pola antara masalah ASABRI dan PT Asuransi Jiwasraya.

                Di sisi lain, Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo menambahkan, Kementerian BUMN akan merombak jajaran direksi ASABRI. ”Ya saya kira pasti (perubahan manajemen ASABRI), tahun ini,” tegasnya. Kementerian BUMN juga terus berkoordinasi dengan regulator lainnya. Kartiko menyebutkan, ASABRI termasuk asuransi sosial. Karena itu, langkah penyelesaiannya pasti berbeda dengan Jiwasraya. Penyelesaian masalah tidak bisa dilakukan secara business-to-business (B2B). Namun, dia meyakini solusi akan muncul setelah koordinasi dengan otoritas terkait.

                Kasus Jiwasraya

                Kantor Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.(Dery Ridwansah/JawaPos.com)

                Kejagung melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya. Fakta terbaru yang disampaikan jaksa agung muda tindak pidana khusus (Jampidsus), ada tambahan transaksi yang harus diselidiki. Karena itu, penyidikan hingga penetapan tersangka kemungkinan molor.

                Jampidsus Kejagung Adi Toegarisman mengungkapkan, ada tambahan sekitar 50 ribu transaksi yang harus dipilah penyidik. ’’Dari 5 ribu transaksi menjadi 55 ribu,’’ ujarnya di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung kemarin (13/1). Itu pun, lanjut dia, hanya transaksi saham, belum termasuk reksa dana.

                Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan di BPK bahwa ada 5 ribu transaksi yang harus diselidiki dan dipilah antara saham gorengan, saham bodong, dan saham asli yang berkinerja baik. Untuk proses itu saja, Burhanuddin memperkirakan membutuhkan waktu sampai dua bulan.

                Adi menyatakan, tidak tertutup kemungkinan penambahan jumlah transaksi tersebut membuat penetapan tersangka makin lama. ’’Itu bergantung perjalanannya. Bisa dibayangkan, ada 55 ribu transaksi,’’ tuturnya.

                Sementara itu, tujuh saksi dipanggil ke Kejagung kemarin. Lima orang di antaranya berasal dari Bursa Efek Indonesia (BEI). ’’Soal materi rahasia penyidik ya, tapi tentu teman-teman bisa menghubungkan ini terkait investasi yang dijual di Bursa Efek,’’ jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Hari Setiono kemarin.

                Sementara itu, Wacana pembentukan pansus Jiwasraya menggema dalam rapat paripurna perdana masa persidangan kedua DPR kemarin. Sejumlah anggota DPR lintas fraksi melakukan interupsi. Mereka mendesak pansus Jiwasraya segera direalisasikan.

                Anggota Fraksi Gerindra Andre Rosiade menyatakan, pansus Jiwasraya harus segera dibentuk. Menurut dia, sengkarut keuangan di perusahaan asuransi pemerintah tersebut harus dibongkar. Pimpinan DPR diminta segera menggelar rapat dengan para pimpinan fraksi untuk menanyakan sikap setiap fraksi. ’’Skandal Jiwasraya ini ada di depan mata kita. Skandal ini jauh lebih besar dari kasus Century,’’ kata Andre.

                Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, sejauh ini ada tujuh fraksi yang setuju pembentukan pansus. Yakni, Fraksi Gerindra, PKB, Nasdem, PKS, Demokrat, PAN, dan PPP.

                Dua fraksi lain cenderung meminta panitia kerja (panja) saja. Dua fraksi itu adalah PDI Perjuangan dan Golkar. Sejuah ini, tambah dia, belum ada keputusan resmi di DPR. ’’Bagaimana hasilnya ke depan, pimpinan (DPR, Red) segera rapat dengan fraksi-fraksi,’’ katanya.

                Editor : Ilham Safutra

                Reporter : dee/ken/syn/mar/c19/c17/c20/oni


                Close Ads